PT Indosat Tbk. (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison secara resmi telah menuntaskan aksi korporasi monetisasi aset jaringan fiber dengan nilai transaksi mencapai Rp11,7 triliun. Langkah ini dilakukan melalui divestasi mayoritas saham pada PT Infra Fiber Teknologi (IFT), yang merupakan platform infrastruktur fiber independen hasil kemitraan strategis antara perusahaan dan Arsari Group.

Arsari Group sendiri dikenal sebagai entitas bisnis yang dimiliki oleh Hashim Djojohadikusumo. Pengalihan aset ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang emiten telekomunikasi tersebut untuk mengoptimalkan struktur permodalan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional jaringan di seluruh Indonesia.

Analis pasar menilai bahwa keberhasilan divestasi ini memberikan suntikan likuiditas yang signifikan bagi perusahaan. Dengan posisi keuangan yang semakin kokoh, muncul optimisme di kalangan investor terkait potensi pembagian dividen spesial. Estimasi yield dividen diperkirakan berada di kisaran 7,6% hingga 8,7%, yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham pasca-pelepasan aset besar tersebut.