Dunia sepak bola internasional tengah diguncang polemik besar menjelang gelaran Piala Dunia 2026. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kini berada di bawah tekanan setelah 35 anggota Parlemen Eropa menandatangani petisi yang mendesak penyelidikan menyeluruh terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait dugaan intervensi politik dalam pembatalan kartu merah striker Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Skandal ini mencuat ke publik setelah muncul laporan mengenai dugaan komunikasi langsung antara Presiden AS, Donald Trump, dengan Gianni Infantino. Intervensi tersebut disinyalir bertujuan menyelamatkan Balogun dari sanksi disiplin, yang secara langsung memuluskan langkah tuan rumah Amerika Serikat menembus babak 16 besar. Meski FIFA bersikeras bahwa keputusan tersebut merupakan ranah independen Komite Disiplin, UEFA secara terbuka mengecam preseden buruk yang dianggap merusak integritas turnamen.

Di sisi lain, perhelatan Piala Dunia 2026 juga diwarnai ketatnya persaingan penghargaan individu. Kylian Mbappe kini dijagokan sebagai kandidat terkuat peraih Bola Emas, mengungguli Lionel Messi. Meski Messi memimpin daftar pencetak gol terbanyak, performa timnas Prancis yang terlihat lebih dominan secara kolektif menempatkan Mbappe di posisi favorit di mata para pengamat, disusul talenta muda seperti Jude Bellingham dan Lamine Yamal.

Dinamika sepak bola Eropa juga turut memanas di bursa transfer. Tottenham Hotspur mencatatkan rekor pembelian termahal klub dengan memboyong Sandro Tonali senilai £100 juta dari Newcastle, sebuah langkah yang disebut tak lepas dari peran sentral manajer Roberto De Zerbi. Sementara itu, Manchester United dilaporkan tengah memimpin perburuan tanda tangan gelandang Borussia Dortmund, Felix Nmecha, guna memperkuat kedalaman lini tengah mereka menghadapi musim 2026-2027.

Dari kancah manajerial, Arsene Wenger memberikan peringatan keras kepada Jurgen Klopp yang tengah berupaya membangkitkan tim nasional Jerman. Menurut Wenger, permasalahan utama 'Panzer' bukanlah pada sosok pelatih, melainkan krisis talenta pemain penyerang tengah yang mumpuni. Sementara di Spanyol, Barcelona berkomitmen penuh mendukung pemulihan kebugaran Raphinha, dan Real Betis resmi mendaratkan bek Fran Garcia dari Real Madrid dengan nilai transfer 4 juta euro.