Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, memberikan tanggapan terkait persepsi masyarakat yang kerap mengaitkan kawasan Gunung Kawi dengan praktik pesugihan. Menurutnya, fenomena tersebut merupakan cerminan dari kekayaan tradisi serta perbedaan cara pandang masyarakat Indonesia yang telah tumbuh dan berkembang secara turun-temurun.
Fadli menegaskan bahwa setiap daerah memiliki pendekatan unik dalam memaknai situs-situs bersejarah maupun tradisi lokal yang ada di lingkungan mereka. Ia memandang Gunung Kawi sebagai salah satu elemen dari mozaik budaya Nusantara yang sangat heterogen.
"Gunung Kawi merupakan bagian dari keberagaman kita dalam memahami berbagai hal. Apa yang terjadi di sana maupun di berbagai tempat lainnya adalah bagian dari mozaik tradisi dan budaya lama," ujar Fadli saat ditemui awak media di Jakarta, Kamis (9/7).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah tidak memandang fenomena ini hanya dari satu sudut pandang saja. Fokus utama pemerintah adalah bagaimana keberadaan tradisi dan situs budaya tersebut dapat memberikan dampak positif serta manfaat nyata bagi masyarakat di sekitarnya.