Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang secara tegas menolak domino untuk dikategorikan sebagai cabang olahraga di Provinsi Aceh. Sikap ini ditegaskan sebagai langkah preventif untuk menjaga nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyatakan bahwa posisi daerahnya sangat mutlak. Bahkan, jika KONI Aceh nantinya mengubah keputusan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan tetap konsisten menolak eksistensi domino sebagai cabang olahraga di wilayah administratifnya.

Keputusan tersebut bukan tanpa alasan kuat. Tarmizi menjelaskan bahwa realitas sosial di Aceh Barat menunjukkan permainan domino sering kali dilakukan tanpa kenal waktu, baik siang maupun malam. Hal ini memicu kekhawatiran serius akan terjadinya pengabaian kewajiban terhadap keluarga serta produktivitas masyarakat yang menurun.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Aceh Barat telah mengeluarkan instruksi resmi bagi seluruh jajaran aparatur pemerintah untuk tidak terlibat dalam permainan domino. Langkah ini diperkuat dengan upaya sosialisasi dan penertiban yang menyasar berbagai warung kopi sebagai titik kumpul masyarakat guna mengantisipasi maraknya aktivitas tersebut.