Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial bagi warga lanjut usia. Melalui agenda rutin sambang kampung yang dilakukan pada Minggu (12/7/2026), jajaran pemerintah setempat terjun langsung ke lapangan untuk memastikan bahwa akses layanan kesehatan bagi lansia di tingkat puskesmas telah terdistribusi dengan baik.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi instrumen penting bagi pemerintah untuk melakukan pemetaan masalah secara langsung atau 'belanja masalah' di tengah masyarakat. Saat menyambangi Kampung Kepuh, Klitren, Wawan memastikan bahwa para lansia yang mengalami kendala kesehatan telah mendapatkan penanganan medis yang memadai dari puskesmas setempat.

Data Pemerintah Kota Yogyakarta mencatat bahwa populasi lansia saat ini mencapai sekitar 16 persen dari total penduduk. Menyikapi hal tersebut, Pemkot telah menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis yang dapat diakses oleh seluruh warga lanjut usia. Selain memberikan dukungan moral kepada mereka yang tengah menjalani tirah baring (bedrest), pemerintah juga memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial.

Di samping fokus pada kesehatan, agenda sambang kampung ini juga dimanfaatkan untuk memantau efektivitas program perbaikan rumah tidak layak huni. Pemerintah juga menampung aspirasi masyarakat terkait keluhan lingkungan, termasuk polemik kebisingan yang ditimbulkan oleh pelaku usaha di sekitar pemukiman penduduk.

Terkait persoalan kebisingan, Wawan menegaskan bahwa pemerintah akan segera memfasilitasi dialog dengan pihak pengusaha agar segera melakukan perbaikan teknis, seperti penambahan peredam suara. Langkah ini diambil demi menjaga kenyamanan warga tanpa harus mematikan denyut ekonomi sektor usaha di wilayah tersebut.