Meta Platforms Inc. mengambil langkah tegas untuk menjawab kekhawatiran publik terkait potensi penyalahgunaan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) miliknya. Perusahaan teknologi raksasa tersebut kini mulai menggulirkan pembaruan perangkat lunak wajib yang akan menonaktifkan fungsi kamera secara otomatis, apabila sistem mendeteksi adanya modifikasi atau kerusakan fisik pada lampu indikator perekaman (capture light).

Kebijakan ini muncul sebagai respons atas celah keamanan yang ditemukan pada perangkat Ray-Ban Meta generasi kedua. Sebelumnya, ditemukan fakta bahwa pihak ketiga atau 'modder' dapat melepas lampu LED indikator tanpa mengganggu operasional kamera. Kondisi ini memungkinkan pengguna untuk melakukan perekaman video atau foto secara diam-diam tanpa disadari oleh objek yang direkam, yang memicu polemik mengenai pelanggaran privasi.

Melalui sistem baru ini, Meta memastikan bahwa fungsi perekaman hanya dapat berjalan jika lampu LED berfungsi normal sebagai penanda aktivitas kamera. Langkah preventif ini menjadi krusial di tengah upaya Meta dalam memperluas pasar perangkat wearable, terutama setelah peluncuran lini kacamata pintar terbaru dengan harga mulai dari US$299.

Tidak hanya menyasar aspek teknis pada perangkat, Meta juga memperingatkan pengguna dan pihak penyedia jasa modifikasi bahwa tindakan merusak fitur keamanan kacamata adalah pelanggaran serius. Perusahaan berkomitmen untuk menghapus konten promosi terkait modifikasi ilegal tersebut dari seluruh platform mereka dan tidak akan segan untuk memberikan sanksi berupa pemblokiran akun, bahkan menempuh jalur hukum bagi pihak yang terbukti melanggar kebijakan tersebut.