Raksasa teknologi Apple Inc. secara resmi mengumumkan perluasan kesepakatan strategis dengan produsen chip, Broadcom Inc. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Apple dalam menggenjot produksi komponen di dalam negeri Amerika Serikat. Total nilai kesepakatan tersebut diproyeksikan menembus angka US$30 miliar atau setara dengan Rp540,2 triliun.
Dalam keterangan resminya, Apple menegaskan bahwa kolaborasi ini akan difokuskan pada produksi lebih dari 15 miliar chip buatan AS. Inisiatif tersebut tidak hanya memperkuat rantai pasok global perusahaan, tetapi juga diproyeksikan mampu menyerap ratusan tenaga kerja baru. Selain dukungan pendanaan, Apple turut memberikan asistensi dalam pengembangan fasilitas produksi Broadcom yang berlokasi di Colorado.
Kemitraan jangka panjang ini direncanakan berlangsung hingga tahun 2031. Pengumuman ini melengkapi informasi awal yang disampaikan oleh pihak Broadcom sebelumnya, yang pada saat itu belum menjabarkan detail besaran nilai investasi secara transparan kepada publik.
Investasi jumbo ini merupakan bagian integral dari komitmen investasi senilai US$600 miliar yang dicanangkan Apple untuk mendukung ekosistem industri di Amerika Serikat. Rencana besar ini sempat menjadi sorotan publik saat CEO Apple, Tim Cook, mendiskusikan inisiatif tersebut di Gedung Putih bersama Presiden Donald Trump pada tahun lalu.