Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmen serius dalam memperluas jangkauan pendidikan bagi masyarakat setempat. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dipacu adalah percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, yang progres fisiknya di Kabupaten Gunung Mas dikabarkan telah mencapai 80 persen.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, mengungkapkan bahwa inisiatif ini dirancang sebagai sarana pendidikan terpadu yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas belajar yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam dialog bersama perwakilan organisasi mahasiswa Cipayung Plus di Istana Isen Mulang, Rabu (25/6), Gubernur menyampaikan optimisme terkait penambahan infrastruktur pendidikan. Kalimantan Tengah tercatat telah mendapatkan alokasi untuk empat lokasi Sekolah Rakyat, dengan peluang tambahan tiga lokasi baru di masa mendatang, termasuk rencana pembangunan di Kabupaten Kapuas.
Selain program Sekolah Rakyat, pemerintah provinsi juga tengah menggarap pembangunan Sekolah Garuda. Berbeda dengan Sekolah Rakyat, fasilitas ini dikhususkan bagi peserta didik berprestasi sebagai wadah pengembangan potensi sumber daya manusia unggul di Kalimantan Tengah.
Melalui pembangunan kedua instansi pendidikan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap mampu mencetak generasi muda yang kompetitif sekaligus menjawab tantangan pemerataan kualitas pendidikan hingga ke pelosok daerah.