Permata Bank secara aktif mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan ekonomi masa depan melalui rangkaian kegiatan Road to Permata INSPIRE. Inisiatif yang dijalankan bersama Katadata Green dan sejumlah perguruan tinggi ini bertujuan memperkuat kapasitas mahasiswa dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta penguasaan inovasi berbasis teknologi.

Division Head, Corporate Relation & CSER Permata Bank, Melinda Hoesain, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah kolaborasi antara industri, akademisi, dan komunitas. Langkah ini diambil untuk menumbuhkan ide-ide solutif yang relevan dalam menghadapi tantangan global, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang adaptif, inklusif, dan peduli terhadap keberlanjutan.

Pengembangan talenta ini memiliki urgensi tinggi mengingat target Indonesia menuju Net Zero Emission pada tahun 2060. Selain itu, kebutuhan akan 12 juta talenta digital pada tahun 2030 menuntut peningkatan kompetensi generasi muda agar daya saing ekonomi nasional tetap terjaga di kancah internasional.

Dalam pelaksanaannya, Permata Bank telah menggelar diskusi bertajuk 'ESG for Tomorrow Leaders' di Universitas Multimedia Nusantara yang menyoroti pentingnya tata kelola keberlanjutan dalam pengambilan keputusan bisnis. Sementara di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Direktur Teknologi Permata Bank, Ahmad Mikail Madjid, menekankan peran krusial teknologi dalam menciptakan inovasi yang lebih adaptif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Permata Bank berkomitmen memperkuat ekosistem inovasi nasional. Harapannya, program ini mampu mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, namun juga mampu mempercepat pembangunan yang berkelanjutan serta berdaya saing global.