Ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro tahun 2026 telah menjadi katalisator penting bagi pembinaan atlet bela diri di wilayah tersebut. Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Bojonegoro memanfaatkan momentum ini sebagai panggung utama untuk melakukan pemetaan sekaligus penjaringan bibit atlet potensial yang nantinya akan diandalkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX.

Kompetisi karate yang dipusatkan di GOR Sumberejo selama dua hari, tepatnya pada 6 hingga 7 Juli 2026, menyajikan persaingan ketat antar-atlet dari berbagai kecamatan. Sebanyak 76 karateka terpilih dari total 121 pendaftar beradu ketangkasan dalam 96 nomor pertandingan, merepresentasikan 22 kontingen kecamatan yang tersebar di wilayah Bojonegoro.

Ketua Panitia, Mujib Amrillah, S.Kom, menegaskan bahwa antusiasme tinggi yang ditunjukkan oleh para peserta menjadi indikator positif bagi pertumbuhan olahraga karate di tingkat daerah. Menurutnya, ajang ini dirancang sebagai proses seleksi yang objektif, di mana setiap catatan performa atlet selama pertandingan akan menjadi tolok ukur utama.

Hasil dari Porkab II ini nantinya akan menjadi dasar krusial dalam pembentukan skema Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab). Atlet yang dinilai menunjukkan performa maksimal dan potensi berkelanjutan akan dipanggil masuk ke dalam program pelatihan intensif sebagai langkah persiapan matang dalam menghadapi tantangan yang lebih besar di ajang Porprov Jatim IX.