BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan secara resmi menggelar Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (PORSADIN) ke-7 yang berlangsung di Gedung IKM Desa Baengas. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menjaring bakat santri sekaligus memperkuat karakter religius dan kedisiplinan sejak dini.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan ajang dua tahunan ini. Menurutnya, PORSADIN bukan sekadar kompetisi fisik dan seni, melainkan instrumen strategis untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, kreativitas, persaudaraan, serta akhlak mulia di kalangan santri madrasah diniyah.

Selain ajang perlombaan, acara ini juga dirangkai dengan pelantikan Pengurus Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bangkalan masa khidmah 2026–2031. Pada kesempatan yang sama, diserahkan pula secara simbolis Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) Tahun Anggaran 2026.

Sekretaris Panitia PORSADIN ke-7, Mahrus Ali, menjelaskan bahwa kompetisi kali ini diikuti oleh 325 peserta putra dan putri terbaik. Seluruh peserta yang berpartisipasi merupakan hasil seleksi ketat yang sebelumnya telah diselenggarakan di tingkat kecamatan.

Ajang ini mempertandingkan berbagai cabang lomba keagamaan, seni, dan olahraga. Di antaranya adalah Musabaqah Tilawatil Kutub (MTK), Musabaqah Tilawatil Ghayah (MTG), pidato dwi bahasa (Arab dan Indonesia), puisi islami, cerdas cermat, baca kitab kuning (Kitab Safinatun Najah untuk tingkat Ula dan Kitab Fathul Qarib untuk tingkat Wustha), serta cabang olahraga seperti lari cepat dan tenis meja.

Para peraih juara pertama di tingkat kabupaten ini nantinya akan dikirim sebagai delegasi resmi Kabupaten Bangkalan pada PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Lumajang pada September 2026 mendatang. Jika berhasil lolos, mereka akan melanjutkan perjuangan di tingkat nasional yang bakal digelar di Solo, Jawa Tengah.