Pemerintah Vietnam secara resmi menjadikan sektor swasta sebagai penggerak utama dalam transformasi industri olahraga nasional. Melalui Resolusi No. 68-NQ/TW, otoritas menargetkan integrasi mendalam antara kekuatan ekonomi pasar dengan pengembangan pendidikan jasmani dan olahraga, guna menciptakan ekosistem olahraga yang mandiri, berdaya saing global, dan berkelanjutan.
Langkah strategis ini menandai perubahan paradigma di mana ekonomi olahraga tidak lagi dipandang sebagai beban negara, melainkan sebuah sektor potensial yang menguntungkan. Pemerintah mendorong keterlibatan korporasi dan pengusaha untuk berinvestasi dalam infrastruktur, pelatihan atlet, hingga penyelenggaraan acara olahraga profesional, yang diharapkan mampu berkontribusi signifikan pada PDB nasional menjelang tahun 2030.
Pemerintah berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang transparan melalui penyederhanaan birokrasi dan perlindungan hak kekayaan intelektual bagi pelaku bisnis olahraga. Fokus kebijakan kini bergeser dari intervensi administratif yang kaku menuju pendekatan berbasis pasar, di mana kemitraan publik-swasta (PPP) menjadi instrumen utama dalam mengelola fasilitas olahraga dan layanan profesional.
Untuk mendukung visi ini, insentif pajak serta kemudahan akses terhadap lahan dan kredit modal akan diberikan kepada perusahaan yang berinovasi dalam teknologi olahraga dan transformasi digital. Sektor swasta diharapkan tidak hanya menjadi penyokong pendanaan, tetapi juga menjadi pionir dalam penerapan inovasi teknologi untuk meningkatkan standar kebugaran dan prestasi olahraga nasional.
Dengan mengadopsi prinsip ekonomi pasar yang berorientasi sosialis, Vietnam optimis bahwa sinergi antara kebijakan negara dan dinamika sektor swasta akan mempercepat modernisasi olahraga nasional. Langkah ini diharapkan mampu membentuk entitas bisnis olahraga berskala regional yang kompetitif sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat di seluruh lapisan masyarakat.