RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda terus memperkokoh posisinya sebagai pusat rujukan kesehatan utama di Kalimantan. Baru-baru ini, pihak rumah sakit memperkenalkan teknologi Positron Emission Tomography (PET/CT) yang menjadi angin segar bagi penanganan pasien kanker di wilayah tersebut.
Plt Direktur RSUD AWS, dr. Mazniati, mengungkapkan bahwa layanan berbasis kedokteran nuklir ini merupakan inovasi diagnostik paling mutakhir yang tersedia di luar Pulau Jawa. Keberadaan alat ini diharapkan dapat memangkas waktu dan biaya bagi masyarakat yang sebelumnya harus melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan serupa.
Berbeda dengan pemindaian konvensional seperti MRI atau CT Scan yang berfokus pada struktur organ, teknologi PET/CT mampu memvisualisasikan aktivitas metabolisme sel dalam tubuh. Tingkat akurasi yang tinggi memungkinkan tim medis untuk menentukan stadium kanker, mendeteksi lokasi tumor secara presisi, hingga memantau efektivitas terapi yang sedang dijalani pasien dengan lebih baik.
Sejak diluncurkan pada 1 April 2026, layanan ini sudah dapat diakses oleh masyarakat umum. Terkait pembiayaan melalui program BPJS Kesehatan, pihak manajemen RSUD AWS menyatakan bahwa saat ini proses sinkronisasi administrasi sedang berlangsung agar layanan dapat segera terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan perbaikan mutu, pihak rumah sakit juga membuka ruang interaksi melalui berbagai kanal pengaduan. Hal ini bertujuan agar standar pelayanan yang diberikan senantiasa relevan dan memenuhi ekspektasi masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas dan manusiawi.