Reebok kembali menggebrak pasar sepatu basket dunia dengan merilis seri terbaru, Engine A "Pump". Langkah ini menandai kembalinya inovasi ikonik yang sempat merajai lapangan basket pada era 1990-an, setelah merek tersebut sempat vakum dari segmen sepatu basket performa tinggi selama hampir satu dekade.
Seri teranyar ini merupakan bentuk penghormatan langsung terhadap model legendaris Pump Omni Zone II yang dirilis pada tahun 1991. Publik tentu masih mengingat momen ikonik saat bintang NBA, Dee Brown, memompa sepatunya sesaat sebelum memenangkan Kontes Slam Dunk NBA 1991, sebuah aksi legendaris yang melambungkan popularitas teknologi tersebut di seluruh dunia.
Secara estetika, Engine A "Pump" menampilkan kerangka luar sintetis cetakan satu bagian yang dipadukan dengan lapisan tekstil jala bersirkulasi udara guna memberikan stabilitas yang ringan bagi penggunanya. Namun, berbeda dengan model orisinalnya yang dapat memompa udara ke dalam lidah sepatu, edisi kali ini tidak dilengkapi mekanisme pengisian udara aktif, melainkan hadir sebagai tribut visual dan historis yang menawan untuk merayakan 35 tahun warisan teknologi tersebut.
Untuk menunjang performa di lapangan, bagian sol sepatu ini dibekali dengan platform Energy Return System (ERS) yang dipadukan dengan bantalan SuperFloat demi meningkatkan kenyamanan. Pola cengkeraman pada sol luar juga dirancang secara presisi untuk memastikan stabilitas optimal saat pemain melakukan transisi cepat di lapangan.
Sepatu basket bernuansa retro-futuristik dengan aksen warna hitam, abu-abu, dan oranye ini dijadwalkan meluncur pada hari Jumat (31/7) waktu Amerika Serikat. Koleksi terbaru ini akan dipasarkan secara resmi melalui situs web Reebok dengan harga retail sebesar 160 Dolar AS.