Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi merancang langkah strategis guna mengembalikan kejayaan prestasi olahraga daerah di kancah nasional. Di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi, lembaga keolahragaan ini memilih jalan kolaborasi aktif dengan insan pers serta menggandeng dunia usaha melalui program kemitraan bapak angkat untuk membina para atlet daerah.

Langkah taktis ini dibahas dalam forum diskusi santai bersama kalangan jurnalis di Jambi. Dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Jambi, Mat Sanusi, yang didampingi jajaran pengurus teras, pertemuan ini menjadi wadah untuk menyatukan visi dalam mengawal kebangkitan prestasi olahraga di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Dalam kesempatan tersebut, Mat Sanusi menggarisbawahi pentingnya peran media massa dalam membangun opini publik yang positif dan membakar semangat juang para atlet. Menurutnya, tanpa publikasi yang konsisten dari rekan-rekan jurnalis, dinamika serta perkembangan prestasi olahraga Jambi akan sulit mendapat perhatian dan dukungan dari masyarakat luas.

Selain memantapkan kemitraan dengan media, tantangan pendanaan juga disiasati melalui pendekatan ke sektor swasta. KONI Jambi kini tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut, seperti PetroChina dan SKK Migas. Melalui skema bapak angkat, dunia usaha diharapkan bersedia menjadi penyokong dana bagi cabang-cabang olahraga tertentu.

Dukungan finansial dari sektor industri dinilai akan menjadi stimulus penting bagi pembiayaan jangka panjang para atlet. Melalui strategi ini, KONI Jambi optimistis target menembus posisi 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang dapat tercapai. Saat ini, fokus persiapan diarahkan pada PON Bela Diri di Sulawesi Utara serta Babak Kualifikasi PON yang dijadwalkan bergulir awal 2027.