Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa akselerasi ekonomi digital di Indonesia harus dilakukan secara holistik. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh hanya berorientasi pada angka pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga wajib menyelaraskan diri dengan pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Dalam kunjungannya ke Kantor Kementerian Kebudayaan di Jakarta Pusat, Meutya menyampaikan urgensi perlindungan bagi generasi muda. Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi dan teknologi global, karakter bangsa menjadi benteng utama agar masyarakat tidak kehilangan jati diri nasional akibat dampak disrupsi digital.
Pertemuan strategis dengan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, ini menjadi langkah awal penguatan sinergi lintas sektoral. Keduanya sepakat untuk mengintegrasikan pembangunan ekosistem digital yang modern dengan upaya konkret dalam memelihara serta mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di ranah virtual.