Dunia otomotif kini memasuki era baru di mana kecerdasan perangkat lunak sama krusialnya dengan performa mesin. Fenomena ini diwujudkan melalui peluncuran Huajing S, sebuah SUV premium berkapasitas enam penumpang yang merupakan buah kolaborasi strategis antara raksasa otomotif SAIC-GM-Wuling (SGMW) dan raksasa teknologi Huawei.

Sebagai model pionir, Huajing S mengintegrasikan platform kendaraan terbaru dari SGMW dengan ekosistem digital Huawei secara komprehensif. Peran kedua perusahaan terbagi secara spesifik: SGMW menangani pengembangan platform, sistem penggerak, dan manufaktur, sementara Huawei menyuntikkan keahliannya dalam kecerdasan buatan (AI), sistem bantuan pengemudi (ADAS), serta kokpit digital mutakhir.

Dari sisi dapur pacu, kendaraan ini mengandalkan mesin 1.5 liter turbocharged empat silinder yang dikombinasikan dengan sistem Lingxi Power 3.0. Teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) yang diusung memungkinkan efisiensi maksimal, dengan kemampuan melaju menggunakan tenaga listrik murni di area perkotaan dan dukungan mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh yang menuntut performa tinggi.

Varian tertinggi Huajing S yang menggunakan sistem penggerak semua roda (AWD) mampu menyemburkan tenaga mencapai 517 HP dengan torsi 620 Nm. Performa impresif ini memungkinkan akselerasi dari posisi diam ke 100 kilometer per jam hanya dalam tempo 5,2 detik, dengan kecepatan puncak yang menyentuh angka 190 kilometer per jam.

Keamanan baterai menjadi prioritas melalui penggunaan teknologi Divine Refined Battery (Shenlian Battery) berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP). Dengan kapasitas baterai hingga 41,9 kWh, mobil ini mampu menempuh jarak listrik murni lebih dari 250 kilometer, dan jika dikombinasikan dengan bahan bakar penuh, jangkauan totalnya diklaim menembus angka 1.100 kilometer.

Pengguna juga dimanjakan dengan fitur pengisian daya cepat DC hingga 145 kW. Berkat dukungan teknologi 3.5C charging, pengisian baterai dari 10 persen ke 60 persen dapat diselesaikan hanya dalam durasi 12 hingga 14,5 menit, memastikan mobilitas pengguna tetap terjaga dengan efisiensi yang optimal.