PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mengambil langkah strategis dengan melakukan divestasi pada unit bisnis sepak bolanya. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kesehatan portofolio investasi agar tetap berfokus pada lini bisnis yang memberikan pertumbuhan serta margin keuntungan yang berkelanjutan.

Managing Director Emtek Group sekaligus pemegang saham RANS, Sutanto Hartono, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi mendalam terhadap prospek bisnis klub sepak bola. Menurutnya, mengelola klub yang berlaga di kompetisi profesional seperti Liga 1 membawa tantangan operasional yang sangat kompleks, yang juga dialami oleh banyak klub sepak bola lainnya di tanah air.

Sutanto menambahkan bahwa meskipun langkah divestasi ini akan berdampak pada penurunan pendapatan perusahaan secara langsung, manajemen tetap berkomitmen memprioritaskan efisiensi. Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh aset yang dikelola mampu memberikan performa finansial yang optimal sesuai dengan ekspektasi para investor.

Sebagai informasi, klub yang sebelumnya dikenal dengan nama Cilegon United ini diakuisisi oleh Raffi Ahmad bersama Rudy Salim pada tahun 2021. Setelah sempat berkiprah selama dua musim di kasta tertinggi Liga 1, klub tersebut sempat mengalami masa degradasi sebelum akhirnya menjuarai Liga Nusantara pada musim 2025–2026 dan kembali mendapatkan tiket promosi ke Liga 2. Hingga saat ini, pihak RANS belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rincian nilai transaksi maupun pihak yang mengambil alih kepemilikan klub tersebut.