Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang berlokasi di Cangakan, Kabupaten Karanganyar, mulai melakukan diversifikasi unit usaha dengan merambah bisnis kedai kopi. Inisiatif bertajuk 'Kopi Desa Merah Putih' (KADEMPE) ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menarik minat generasi muda agar lebih mengenal serta terlibat dalam aktivitas koperasi.

Ketua KKMP Cangakan, Sigit Danang Jaya, menyatakan bahwa modal awal operasional usaha ini sepenuhnya dihimpun dari swadaya 75 pendiri koperasi. Meskipun saat ini masih beroperasi secara sederhana di area sekretariat samping Kantor Kelurahan Cangakan, pemilihan bisnis kopi didasari pada riset pasar yang menunjukkan tren konsumsi minuman tersebut di Karanganyar terus meningkat tajam.

Sigit menambahkan, langkah ini merupakan bentuk adaptasi koperasi terhadap perubahan zaman. Selain bertujuan menciptakan sumber pendapatan mandiri, kedai kopi ini diproyeksikan menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat lokal untuk menggali potensi ekonomi di wilayah tersebut, selaras dengan program pengembangan ekonomi daerah yang dicanangkan pemerintah.

Dukungan serupa datang dari Plt Ketua Dewan Koperasi Kabupaten Karanganyar, Muhammad Maksum. Menurutnya, inovasi KKMP Cangakan merupakan contoh nyata transformasi koperasi yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini. Ia menilai langkah ini sangat efektif untuk mengubah citra koperasi agar lebih akrab di mata generasi muda.

Lebih lanjut, Maksum berharap unit usaha ini tidak hanya berhenti sebagai kedai kopi, tetapi juga mampu mengintegrasikan ekosistem ekonomi lokal. Ke depannya, ia mendorong koperasi untuk menjalin kemitraan strategis dengan petani kopi setempat guna memperpendek rantai pasok, sehingga nilai ekonomi yang dihasilkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Kabupaten Karanganyar.