Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui divisi SUMU Catalyst sukses menggelar seminar daring bertajuk “Bangun Bisnis Logam Mulia Bersama SilverMu & EmasMu”. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/7/2026) ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat serta pelaku UMKM mengenai potensi ekonomi yang luas di sektor perdagangan logam mulia.
Hadir sebagai narasumber utama, Direktur Utama PT Putra Surya Yogyakarta, Achmad Zani, memaparkan bahwa industri logam mulia kini telah bertransformasi lebih dari sekadar instrumen investasi. Menurutnya, terdapat celah bisnis yang cukup besar bagi pengusaha lokal untuk terlibat dalam ekosistem perdagangan, layanan maklon, hingga pengembangan merek dagang mandiri tanpa harus terbebani biaya pembangunan fasilitas produksi sendiri.
Achmad Zani menekankan bahwa ekosistem EmasMu dan SilverMu dirancang sebagai jembatan bagi masyarakat yang ingin masuk ke industri ini dengan lebih efisien. Ia menjelaskan lima model bisnis utama yang dapat diadopsi, di antaranya menjadi dealer resmi, memanfaatkan program bundling, strategi rebranding, layanan maklon, hingga pendampingan komprehensif untuk mendirikan perusahaan logam mulia dari nol.
Lebih lanjut, inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen SUMU dalam memperkuat kapasitas kewirausahaan di tingkat akar rumput. Dengan adanya pendampingan terintegrasi, pelaku usaha dari berbagai skala diharapkan mampu memanfaatkan potensi pasar logam mulia nasional yang kian menjanjikan melalui model bisnis yang terukur dan berkelanjutan.
Sesi diskusi pun berlangsung dinamis dengan antusiasme tinggi dari peserta, terutama terkait mekanisme sertifikasi produk serta strategi penetrasi pasar di era digital. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui akses yang lebih terbuka dalam industri logam mulia.