Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Blok Gunung Pucang Rangga, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (10/7) malam. Peristiwa yang menghanguskan sekitar dua hektare lahan tersebut berhasil dikendalikan berkat respons cepat dari tim gabungan lintas sektor.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi bahwa kobaran api pertama kali terdeteksi pada pukul 17.40 WIB setelah warga melihat kepulan asap tebal di kawasan Petak 15A dan 15B2 RPH Bago BKPH Pasirian. Laporan warga tersebut segera direspons oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Perhutani, unsur Koramil 0821/09 Pasirian, Polsek Pasirian, serta perangkat Desa Condro.

Upaya pemadaman menghadapi tantangan besar karena medan yang tidak memungkinkan akses bagi kendaraan pemadam kebakaran. Untuk menyiasati kendala tersebut, tim gabungan bahu-membahu melakukan pemadaman secara manual. Mereka menggunakan peralatan sederhana seperti gepyok dari ranting basah dan cakar besi, serta membuat sekat bakar untuk memutus rambatan api agar tidak meluas ke area hutan lainnya.

Berdasarkan investigasi awal di lapangan, dugaan kuat pemicu kebakaran adalah faktor alam. Gesekan antarbebatuan di tengah kondisi cuaca panas dan kering akibat musim kemarau diperkirakan telah menyulut ilalang serta dedaunan kering di lokasi kejadian. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau berlangsung.