Tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, BPBD, Perhutani, dan warga setempat bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Orak-Arik, Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat (10/7).

Kapolsek Pogalan, AKP Henri Agus Sutrisno, menjelaskan bahwa laporan titik api diterima pihaknya pada pukul 12.30 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera meluncur ke lokasi untuk melakukan lokalisasi api agar tidak merambat lebih luas, mengingat kondisi cuaca yang kering dan banyaknya ilalang yang mudah terbakar di sekitar lokasi.

Dalam upaya pemadaman, tim di lapangan menggunakan peralatan seadanya, mulai dari alat pemadam api ringan (APAR) hingga metode tradisional berupa gebyok menggunakan ranting pohon basah. Meski sempat terkendala medan berbukit yang terjal, kekompakan tim membuahkan hasil. Api berhasil dijinakkan sepenuhnya sekitar pukul 15.30 WIB.

Berdasarkan data di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih tiga hektar. Vegetasi yang terbakar meliputi rumpun bambu ori, semak belukar, serta beberapa tegakan pohon seperti sono dan alba.

Menghadapi musim kemarau yang diprediksi lebih panjang, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk tidak membakar sampah sembarangan atau membuang puntung rokok di area hutan. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat 110 jika menemukan potensi kebakaran agar penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin.