Masyarakat Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, kini memiliki akses lebih dekat terhadap layanan kesehatan mata. Berlokasi di wilayah perairan yang menantang, kehadiran Vision Center di Puskesmas Paminggir menjadi solusi atas kendala geografis yang selama ini menghambat warga mendapatkan perawatan medis yang memadai.
Sebelumnya, penduduk setempat harus menempuh perjalanan via jalur air selama satu jam menuju Pelabuhan Danau Panggang, lalu melanjutkan perjalanan darat sejauh 20 kilometer ke Kota Amuntai untuk memeriksakan kesehatan mata. Tantangan akses ini seringkali membuat warga menunda pemeriksaan, padahal kebutuhan akan penanganan kesehatan mata di wilayah tersebut tergolong cukup tinggi.
CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, mengungkapkan bahwa inisiatif ini muncul setelah mendapati tingginya angka pasien katarak yang berasal dari Kecamatan Paminggir. Melalui koordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Vision Center akhirnya diwujudkan guna memeratakan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Mochammad Yandi Friyadi, menyambut baik operasional fasilitas ini. Ia menekankan bahwa kehadiran Vision Center secara signifikan memangkas biaya dan waktu bagi warga yang ingin melakukan pemeriksaan awal, seperti refraksi untuk deteksi rabun jauh, dekat, maupun astigmatisme.
Antusiasme warga terlihat nyata pada hari pertama operasional, dengan total 82 orang yang melakukan pemeriksaan mata. Fasilitas yang menjadi Vision Center pertama di Kalimantan dengan status resmi dari Kementerian Kesehatan ini juga mendapatkan dukungan berupa bantuan 500 kacamata yang diperuntukkan bagi para pelajar di wilayah tersebut.