Program Studi Bisnis Digital Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mengambil langkah strategis dengan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tinjauan kurikulum. Pertemuan yang berlangsung secara hibrida pada Kamis (2/7/26) ini bertujuan untuk memastikan standar pendidikan tetap selaras dengan pesatnya transformasi di dunia industri digital.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IIB Darmajaya, Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M., menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan agenda krusial. Menurutnya, perubahan pola bisnis dan perilaku konsumen akibat kemajuan teknologi menuntut perguruan tinggi untuk lebih adaptif dalam merancang materi pembelajaran agar tidak tertinggal oleh zaman.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program Studi Bisnis Digital, Trufi Murdiani, S.T., M.A., memaparkan arah pengembangan kurikulum yang kini difokuskan pada penguatan kompetensi praktis. Diskusi ini turut melibatkan para pemangku kepentingan dan mitra industri untuk memberikan perspektif nyata mengenai keterampilan apa saja yang paling dibutuhkan oleh perusahaan saat ini.
Para peserta diskusi menyoroti pentingnya keseimbangan antara penguasaan konsep bisnis dan keterampilan teknis. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kemampuan inovasi, strategi pemasaran digital, serta soft skill berupa kolaborasi dan komunikasi yang mumpuni agar siap terjun ke dunia profesional.
Seluruh masukan yang terkumpul dari mitra industri akan menjadi landasan utama bagi pihak program studi dalam melakukan penyempurnaan kurikulum. Langkah ini merupakan wujud komitmen IIB Darmajaya untuk terus melahirkan lulusan unggul yang kompetitif, adaptif, dan mampu berkontribusi nyata dalam ekosistem ekonomi digital nasional.