Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kerusakan jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Rabu (8/7/2026). Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah pusat atas kondisi infrastruktur yang terdampak bencana sejak November 2025 lalu.

Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Apri Artoto, menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin membiarkan masyarakat mengambil risiko dengan melakukan perbaikan secara swadaya. Meski apresiasi tinggi diberikan kepada warga atas inisiatif kolektif tersebut, pihak kementerian menekankan pentingnya standar teknis untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.

"Program pembangunan dari Kementerian PU tetap berjalan karena kami memprioritaskan keselamatan masyarakat. Kami khawatir jika perbaikan hanya dilakukan secara swadaya tanpa perhitungan teknis yang memadai, jembatan tersebut berisiko membahayakan pengguna," ungkap Apri kepada awak media di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Pemerintah pusat menegaskan perannya sebagai penanggung jawab utama dalam memastikan seluruh infrastruktur publik memenuhi kriteria kelayakan. Menteri Dody Hanggodo menambahkan bahwa meskipun semangat gotong royong warga sangat dihargai, intervensi pemerintah tetap diperlukan untuk memperkuat struktur bangunan yang telah ada agar lebih aman dan tahan lama.

Kehadiran tim satgas dan jajaran pimpinan Kementerian PU di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi yang selama ini dinanti masyarakat. Kementerian PU pun mengimbau agar masyarakat tetap mengedepankan faktor keamanan selama proses pembangunan infrastruktur tersebut berlangsung.