Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan kondisi tubuh mereka melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menurutnya, deteksi dini sangat krusial agar potensi gangguan kesehatan dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara medis sebelum kondisinya memburuk.
Ajakan ini disampaikan Sachrudin saat meninjau langsung pelaksanaan CKG di GOR Puri Beta, Kecamatan Larangan, pada Senin (3/8/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi langsung oleh Gubernur Banten, H. Andra Soni, guna memastikan pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran bagi warga sekitar.
Sachrudin menekankan bahwa ketakutan akan mengetahui penyakit justru menjadi hambatan utama dalam menjaga kebugaran tubuh. Program CKG ini dirancang bukan sekadar untuk pemeriksaan medis massal, melainkan sebagai langkah strategis membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri sejak awal.
Hingga saat ini, realisasi program CKG di Kota Tangerang menunjukkan tren positif yang signifikan dengan pencapaian mencapai 98 persen dari target yang ditetapkan. Sachrudin menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Banten dalam menyelaraskan program pelayanan dasar ini demi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Banten, H. Andra Soni, menyatakan optimisme bahwa wilayahnya mampu memenuhi dan melampaui target CKG yang diamanatkan pemerintah pusat. Dari target keseluruhan 5,9 juta warga di Provinsi Banten, sebanyak 5,1 juta jiwa di antaranya telah berhasil mendapatkan akses layanan pemeriksaan gratis tersebut.
Capaian tersebut menempatkan Provinsi Banten di peringkat ketiga secara nasional, dengan Kota Tangerang menjadi salah satu wilayah kontributor terbesar. Andra menegaskan pentingnya menyeimbangkan upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini, agar penanganan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan setelah sakit.