Publik selama ini mengenal Aldi Taher melalui aksi-aksi panggungnya yang jenaka serta aktivitas religius yang sering ia bagikan di media sosial. Namun, di balik citra tersebut, ia secara konsisten memperkuat posisinya sebagai pelaku usaha. Aldi kini merambah sektor kuliner dengan membangun berbagai jenama yang tidak hanya menjadi sumber pendapatan baru, tetapi juga sebagai upaya menciptakan lapangan pekerjaan.
Portofolio bisnis Aldi Taher mencakup spektrum yang cukup luas di dunia kuliner. Langkah awalnya dimulai dengan bisnis burger yang sukses viral berkat pendekatan promosi yang tidak konvensional. Kesuksesan tersebut mendorongnya untuk melakukan ekspansi dengan menghadirkan menu hot dog yang membidik segmen keluarga serta generasi muda.
Tidak berhenti di sana, ia baru saja meresmikan kedai ayam goreng khas Indonesia di kawasan strategis Senopati, Jakarta Selatan. Langkah diversifikasi bisnisnya pun berlanjut ke sektor minuman kopi kekinian hingga produk rendang kemasan yang mengedepankan metode memasak tradisional untuk menjaga keaslian rasa Nusantara.
Visi jangka panjang Aldi Taher dalam berbisnis terlihat cukup ambisius. Ia tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi memiliki keinginan besar untuk membawa jenama kulinernya ke kancah internasional, termasuk target membuka cabang di Makkah. Langkah strategis ini membuktikan bahwa seorang figur publik mampu mentransformasi popularitas menjadi fondasi ekonomi yang berkelanjutan di luar industri hiburan.