Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) memasuki usia emas pada tahun 2026 ini dengan menyuguhkan wajah baru yang lebih modern dan estetik. Berlokasi di kawasan Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, perhelatan ke-50 ini kini hadir dengan tata kelola area yang lebih tertata, interaktif, dan ramah bagi pengunjung keluarga maupun komunitas.
Transformasi ini mendapat apresiasi positif dari para pengunjung. Penataan paviliun daerah yang lebih atraktif, area kuliner yang bersih, serta penyediaan berbagai spot foto kekinian menjadi daya tarik utama yang membedakan PRSU tahun ini dari edisi-edisi sebelumnya. Masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Utara kini menjadikan ajang ini sebagai destinasi utama untuk mengisi libur akhir pekan.
Selain aspek visual, PRSU ke-50 memperkuat posisinya sebagai pusat promosi ekonomi dan edukasi budaya melalui pameran produk unggulan UMKM serta potensi dari berbagai kabupaten/kota. Upaya panitia dalam meningkatkan kenyamanan lokasi terbukti berhasil meningkatkan antusiasme warga yang ingin menikmati suasana pameran sekaligus hiburan dalam satu tempat.
Puncak kemeriahan perhelatan ini terletak pada panggung hiburan yang menghadirkan deretan musisi nasional. Sejumlah nama besar seperti Band RIF, Maliq D'Essentials, Happy Asmara, hingga Kangen Band dijadwalkan tampil bergantian untuk menghibur pengunjung hingga hari penutupan pada 2 Agustus 2026 mendatang.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, panitia menetapkan harga tiket masuk non-konser sebesar Rp35.000, sementara untuk akses konser di panggung utama dibanderol seharga Rp75.000. Dengan mengusung tema "Harmoni Emas", PRSU ke-50 berkomitmen menjadi ruang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat untuk merayakan kekayaan budaya Sumatera Utara dengan kenyamanan standar baru.