Gunung Semeru yang terletak di Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Semeru pada Jumat (10/7/2026), tercatat telah terjadi lima kali letusan yang memicu keluarnya kolom abu berwarna kelabu dengan ketinggian mencapai 500 meter ke arah timur.
Selain aktivitas letusan, petugas pengamat mencatat adanya fenomena guguran lava pijar yang meluncur deras dari puncak kawah. Jarak luncur lava pijar tersebut terpantau sejauh 1.500 meter atau 1,5 kilometer, dengan arah pergerakan menuju sektor tenggara atau kawasan Besuk Kobokan.
Menanggapi situasi ini, otoritas terkait memberikan peringatan tegas kepada masyarakat setempat. Warga dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sepanjang aliran Besuk Kobokan, khususnya dalam radius 13 kilometer dari puncak gunung, guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Lebih lanjut, masyarakat yang berada di sekitar jalur sungai yang berhulu di Gunung Semeru diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap ancaman awan panas guguran, luncuran lava, serta potensi banjir lahar dingin yang sewaktu-waktu dapat terjadi, terutama saat intensitas curah hujan meningkat.