PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan bahwa seluruh layanan penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni hingga saat ini masih beroperasi secara normal. Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang kini berada pada Level III atau Siaga.
General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, menyatakan bahwa operasional kapal tetap berjalan lancar dengan mengutamakan prinsip keselamatan dan keamanan bagi para pengguna jasa. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga konektivitas jalur laut tetap andal meski harus meningkatkan kewaspadaan di lapangan.
Pihak ASDP terus menjalin koordinasi intensif dengan instansi berwenang, termasuk memantau data terkini dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Pemantauan ketat dilakukan terhadap perkembangan cuaca serta aktivitas vulkanik guna memastikan setiap keputusan operasional didasarkan pada kondisi faktual yang menjamin keselamatan pelayaran.
Masyarakat yang berencana melakukan perjalanan diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. ASDP menyarankan pengguna jasa untuk senantiasa memantau kanal informasi resmi dari otoritas terkait agar rencana perjalanan tetap berjalan sesuai jadwal.
Catatan PVMBG menunjukkan bahwa Gunung Anak Krakatau telah mengalami 19 kali erupsi sepanjang periode Juni hingga Juli 2026. Dengan koordinasi antar-pemangku kepentingan yang terus diperkuat, ASDP menjamin bahwa aspek keselamatan penumpang dan awak kapal akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan di lintasan Selat Sunda.