Memasuki pekan kedua Juli 2026, harga emas dunia diprediksi akan menunjukkan tren penguatan atau bullish. Optimisme pasar ini muncul setelah meninjau berbagai indikator fundamental maupun teknikal yang menyelimuti pergerakan logam mulia belakangan ini.

Berdasarkan analisis dari Dupoin Futures, pergerakan harga emas di pasar spot pada grafik harian menunjukkan sinyal positif yang cukup kuat. Pola teknikal Double Bottom yang terbentuk memberikan indikasi bahwa aset ini memiliki potensi untuk menembus level resistance yang lebih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Selain faktor teknikal, penguatan harga emas juga ditopang oleh sentimen eksternal yang stabil. Tingginya minat investor terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global menjadi katalis utama bagi kenaikan harga. Di sisi lain, kebijakan moneter dari Amerika Serikat turut memainkan peranan krusial dalam menjaga daya tarik emas di mata para pelaku pasar global.