Nayla Khairunnisa, atlet Tarung Derajat kebanggaan Kalimantan Barat, memutuskan untuk memprioritaskan pendidikan tinggi di tengah kesuksesan karier olahraganya. Nayla resmi bergabung menjadi mahasiswi baru di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak melalui program Beasiswa Juara.

Keputusan tersebut diambil Nayla agar ia tetap dapat menempuh pendidikan di Program Studi Informatika tanpa harus meninggalkan dunia bela diri yang telah membesarkan namanya. Baginya, pendidikan adalah investasi jangka panjang yang krusial mengingat karier profesional sebagai atlet memiliki batas usia kompetitif.

Daftar prestasi Nayla memang cukup impresif. Atlet muda ini tercatat sebagai peraih medali emas pada Kejuaraan Nasional Tarung Derajat yang digelar oleh Kemenpora RI pada 2025. Selain itu, ia juga merupakan kontingen Kalimantan Barat dalam ajang PON Beladiri 2025 di Kudus, serta memiliki rekam jejak gemilang sejak menjuarai Porprov Kalimantan Barat pada 2022 lalu.

Koordinator Kemahasiswaan UBSI Kampus Pontianak, Yoki Firmansyah, menyambut positif bergabungnya Nayla. Ia menilai sosok Nayla dapat menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya dalam hal kedisiplinan dan semangat juang yang tinggi. Pihak kampus berkomitmen penuh untuk memfasilitasi pengembangan potensi mahasiswa, baik di ranah akademik maupun non-akademik.

Langkah yang diambil Nayla diharapkan mampu menginspirasi generasi muda di Kalimantan Barat bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan selaras. Dengan manajemen waktu yang tepat, seorang atlet profesional dapat tetap mengejar gelar akademis sebagai bekal dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.