Kota Palu bersiap menyambut kemeriahan Festival Rakyat Nusantara Sulawesi Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 14 hingga 19 Juli 2026. Bertempat di Lapangan Immanuel, Jalan Prof. Moh. Yamin, pesta rakyat yang terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya ini dirancang untuk menyatukan hiburan, olahraga, kebudayaan, serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Panitia Pelaksana, Faradiba Zaenong, menjelaskan bahwa perhelatan akbar ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus katalisator pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui keterlibatan aktif pelaku usaha lokal dan berbagai komunitas, festival ini diharapkan mampu menciptakan perputaran roda ekonomi yang signifikan di Sulawesi Tengah.

Berbagai agenda menarik telah dipersiapkan untuk memanjakan pengunjung. Mulai dari nonton bareng sepak bola, festival kuliner dan pasar UMKM, panggung hiburan musik, hingga aktivitas kebugaran seperti Zumba Party dan Fun Aerobic. Tidak hanya itu, panitia juga menggelar beragam perlombaan kreatif, seperti senam kreasi, line dance, tari dero kreasi, turnamen domino, kompetisi menyanyi solo, hingga lomba fotografi dengan hadiah bernilai jutaan rupiah.

Penyelenggaraan festival ini merupakan wujud kolaborasi erat antara Kodam XIII/Palaka Wira, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tengah, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Sinergi lintas sektor yang melibatkan komunitas dan organisasi kemasyarakatan ini diharapkan memperkuat hubungan antara jajaran pemerintah, pelaku usaha, TNI, dan masyarakat dalam mengawal pembangunan wilayah.

Faradiba berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi sarana hiburan musiman, melainkan mampu memberikan dampak konkret bagi kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi aktif ini menjadi simbol optimisme dan gotong royong dalam memperkenalkan potensi daerah serta mendorong gaya hidup sehat dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.