SURABAYA – Rumah Sakit Korpri Pura Raharja di Surabaya resmi memperkenalkan identitas barunya sebagai bagian dari program strategis Korpri Health. Langkah transformatif ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Prof. Zudan. Ia menegaskan bahwa jaminan kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar fasilitas, melainkan investasi vital guna memacu kualitas birokrasi dan pelayanan publik.
Dalam peresmian yang berlangsung pada Jumat (10/07/2026), Prof. Zudan menekankan pentingnya Korpri Health berkembang menjadi gerakan kesehatan nasional yang berkelanjutan. Program ini dirancang untuk tidak hanya berfokus pada pengobatan (kuratif), melainkan bergeser ke arah preventif melalui edukasi pola hidup sehat, pemeriksaan medis berkala, hingga pemberian vaksinasi untuk mencegah penyakit sejak dini.
Lebih lanjut, ia menjabarkan bahwa aparatur negara yang sehat merupakan pilar utama dalam membangun manajemen talenta nasional yang andal. Dengan kondisi fisik dan mental yang prima, para ASN diyakini memiliki produktivitas tinggi dan daya tahan yang kuat untuk menghadapi tantangan pelayanan publik yang kian kompleks di masa depan.
Momentum perubahan identitas ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) strategis. RS Korpri Pura Raharja resmi berkolaborasi dengan Pusat Studi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Digital Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta menjalin kemitraan internasional dengan St. Mary’s Hospital Korea guna mengadopsi teknologi medis digital terkini.
Di sela-sela acara, dilakukan pula pemantauan Program Satu Juta Vaksinasi HPV yang diikuti oleh ratusan ASN dan keluarga di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Agenda ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan penting daerah, termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, perwakilan BKD Jawa Timur, BPJS Kesehatan Surabaya, hingga Kadin Jatim Bidang Kesehatan.