JAKARTA — Universitas Nasional (UNAS) melalui Unit Pelaksana Teknis Wirausaha Mandiri (UPT WM) sukses menggelar ajang bergengsi UNAS Entrepreneur Exhibition 2026. Mengusung tema "From Prototype to Market: Empowering Student Innovation for Sustainable Business", pameran yang berlangsung pada 22–23 Juli 2026 di Aula UNAS ini menjadi panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan produk inovasi yang siap bersaing di pasar industri.

Ketua Koordinator Mata Kuliah Umum (MKU) Kewirausahaan, Dr. Suadi Sapta Putra, M.SiM., menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menumbuhkan jiwa wirausaha yang adaptif. Menurutnya, pameran ini bukan sekadar tugas akhir, melainkan jembatan konkret yang menghubungkan teori akademis di ruang kelas dengan praktik bisnis nyata di lapangan guna menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi.

Sementara itu, Kepala UPT Wirausaha Mandiri UNAS, Dr. Ir. Farida, M.M., memaparkan bahwa pameran tahun ini menampilkan lebih dari 100 prototipe karya mahasiswa. Seluruh inovasi tersebut dikelompokkan ke dalam enam kategori utama, yakni kuliner (Food and Beverage), budidaya, jasa, manufaktur, industri kreatif, dan bisnis digital. Keanekaragaman karya ini menunjukkan kesiapan mahasiswa dalam merancang solusi kreatif atas tantangan pasar.

Tak hanya memamerkan produk, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai agenda edukatif seperti Seminar Kewirausahaan dan Talkshow Literasi Keuangan. Hadir sebagai pembicara, Direktur PT Tridaya Dimensi Indonesia, Yudhika Permanayadi, membagikan strategi taktis dalam menghadapi tantangan dunia industri. Selain itu, perwakilan dari Bank Raya turut memberikan pembekalan mengenai pentingnya pengelolaan keuangan digital bagi para perintis usaha pemula.

Melalui inisiatif ini, UNAS berkomitmen memperkuat ekosistem wirausaha di lingkungan kampus dengan mempererat kolaborasi antara sektor akademis dan pelaku industri. Diharapkan, lulusan UNAS kelak tidak hanya berorientasi mencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru yang berkelanjutan serta berkontribusi positif bagi perekonomian nasional.