Kawasan lereng Gunung Merbabu, tepatnya di Desa Warangan, Pakis, Magelang, Jawa Tengah, kembali bergetar oleh energi kreatif para seniman yang tergabung dalam Komunitas Lima Gunung. Pada Minggu (12/7), mereka menyelenggarakan Festival Lima Gunung (FLG) XXV, sebuah perhelatan akbar yang menjadi ruang unjuk gigi kekayaan seni budaya lokal.

Festival ini melibatkan para seniman yang berprofesi sebagai petani dari lima gunung ikonik di Jawa Tengah, yakni Merapi, Merbabu, Menoreh, Andong, dan Sumbing. Kirab seni yang digelar menjadi simbol penyatuan semangat dari berbagai wilayah pegunungan tersebut dalam menjaga tradisi leluhur tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Satu hal yang menjadi ciri khas sekaligus kekuatan utama dari festival ini adalah prinsip kemandirian yang dipegang teguh. Seluruh rangkaian acara disusun tanpa bergantung pada sponsor korporasi. Pembiayaan festival sepenuhnya bersumber dari swadaya masyarakat dan dikerjakan melalui semangat gotong royong, mencerminkan kedaulatan komunitas dalam mengekspresikan jati diri budaya mereka secara murni.