Di tengah ketatnya persaingan industri hospitality, kualitas kebersihan tetap menjadi pilar utama dalam membangun kepercayaan serta loyalitas konsumen. Menjawab tantangan tersebut, produsen solusi kebersihan global, Karcher, memperkenalkan sistem pembersihan terstruktur bernama metode PDIR dalam ajang pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Metode PDIR—singkatan dari Preventive (pencegahan), Daily (harian), Interim (berkala), dan Restorative (pemulihan)—diformulasikan khusus untuk menjaga standar higienitas secara konsisten. Sistem ini tidak hanya menitikberatkan pada kebersihan visual, melainkan juga dirancang untuk meminimalkan risiko kerusakan material properti demi menekan biaya restorasi yang tinggi di kemudian hari.
Dalam operasional akomodasi seperti hotel dan area pelayanan publik, pemeliharaan area interior maupun eksterior membutuhkan jadwal yang presisi serta alat yang tepat. Melalui implementasi PDIR yang terkoordinasi dengan baik, setiap tahapan pembersihan dilakukan secara efektif menggunakan teknologi mesin modern untuk menjaga daya tahan permukaan sensitif seperti pelapis lantai.
Head of Sales Professional PT Karcher Indonesia, Heru Kurniawan, menekankan bahwa penerapan alur pembersihan yang terencana dengan baik mampu mengefisiensikan anggaran operasional secara signifikan. "Tim Karcher Indonesia siap menjadi mitra bagi pemilik bisnis maupun praktisi housekeeping untuk menganalisis, meninjau, serta menentukan metode dan perangkat kebersihan yang paling tepat guna," ujarnya.
Dengan mengadopsi sistem pembersihan terintegrasi ini secara rutin, manajemen hospitality diharapkan dapat menghemat waktu kerja staf dan mengoptimalkan penggunaan material kebersihan, sekaligus memastikan nilai investasi aset bangunan tetap terjaga dengan baik.