Provinsi Gia Lai tengah bersiap menyambut kehadiran ratusan pelaku industri pariwisata global dalam perhelatan Hari Pariwisata Vietnam ke-2. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 17 Agustus mendatang ini diproyeksikan menjadi katalis utama dalam mempromosikan pesona alam dan kebudayaan daerah tersebut ke kancah internasional, sekaligus mendukung agenda besar Tahun Pariwisata Nasional - Gia Lai 2026.
Sebanyak 550 delegasi yang terdiri dari 150 perusahaan perjalanan internasional dari berbagai negara, termasuk Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, hingga India, dipastikan akan hadir. Mereka akan bergabung dengan 200 pelaku bisnis domestik serta perwakilan media untuk mengikuti serangkaian kegiatan strategis, mulai dari survei lapangan ke berbagai objek wisata hingga forum bisnis B2B yang dirancang khusus untuk menciptakan kemitraan jangka panjang.
Wakil Presiden Tetap Asosiasi Pariwisata Vietnam, Cao Thi Ngoc Lan, menekankan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendongkrak citra merek pariwisata Gia Lai. Melalui kegiatan ini, pelaku industri diharapkan mampu menyusun paket wisata yang lebih kompetitif dan menarik, yang pada akhirnya dapat memperpanjang masa kunjungan serta meningkatkan pengeluaran wisatawan asing di wilayah tersebut.
Sektor swasta, termasuk grup pengembang besar seperti FLC Group, turut mendukung upaya ini dengan mengintegrasikan produk pariwisata yang menggabungkan keindahan pantai, pegunungan, hingga fasilitas resor mewah. Fokus utama dari kerja sama ini adalah menciptakan produk yang terpadu, seperti wisata MICE (Pertemuan, Insentif, Konferensi, dan Pameran) serta wisata golf yang menghubungkan Gia Lai dengan destinasi pendukung lainnya seperti Quy Nhon.
Pihak Dinas Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Gia Lai menyambut positif langkah ini sebagai forum promosi perdagangan yang prestisius. Dengan keterlibatan aktif dari mitra internasional di dalam negeri, daerah ini optimistis dapat memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan serta kaya akan nilai budaya lokal.