Jakarta kembali menjadi saksi integrasi antara teknologi digital dan sportivitas melalui gelaran Pesta Bola HGI 2026 yang berlangsung di fX Sudirman, Minggu (12/7). Higgs Games Island (HGI), sebagai platform permainan strategi digital berbasis komunitas, menghadirkan sosok legenda sepak bola dunia, Luís Figo, untuk memotivasi generasi muda Indonesia dalam mengasah kemampuan taktis dan pengambilan keputusan.
Kehadiran peraih gelar Ballon d'Or tahun 2000 tersebut bukan sekadar seremoni. Perwakilan HGI, Ray, menegaskan bahwa filosofi bermain Figo di lapangan hijau—yang mengandalkan kecerdasan strategi—sangat relevan dengan pengembangan olahraga pikiran (mind sport) yang kini tengah dipopulerkan oleh HGI melalui medium digital.
"Kami melihat ada irisan kuat antara ketajaman taktik di sepak bola dengan cara kerja olahraga pikiran. Figo adalah representasi sempurna bagaimana dedikasi dan pola pikir strategis dapat membawa seseorang mencapai puncak prestasi," ujar Ray di sela-sela acara yang juga didukung oleh Komunitas Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional (KORMINAS).
Dalam kesempatan tersebut, HGI menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem yang lebih inklusif. Tidak hanya berfokus pada sisi kompetitif, perusahaan juga menekankan pentingnya integritas, transparansi, dan perlindungan konsumen. Sinergi ini turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta dan sejumlah komunitas mahasiswa, guna memastikan pengembangan olahraga pikiran tetap sejalan dengan nilai-nilai budaya dan regulasi yang berlaku.
Lebih lanjut, HGI berupaya mengangkat derajat permainan tradisional, seperti domino, menjadi cabang olahraga pikiran yang diakui secara kompetitif. Langkah ini telah dimulai melalui serangkaian turnamen berskala nasional, seperti HGI City Cup 2026, yang telah sukses diselenggarakan di Makassar, Surabaya, hingga Jakarta. Keberhasilan ini diharapkan mampu mengubah stigma permainan tradisional menjadi aset olahraga digital yang modern dan berdaya saing global.