SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendorong para bidan setempat untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kesehatan. Hal ini dinilai krusial demi menjamin pelayanan ibu dan anak yang merata dan aman, sekaligus menekan angka kematian ibu (AKI) serta angka kematian bayi (AKB) di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, menyatakan bahwa bidan memegang peranan krusial sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, mulai dari masa kehamilan, proses persalinan, hingga pascamelahirkan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kutim di Ruang Meranti, Kantor Sekretariat Kabupaten Kutim, Bukit Pelangi, Sangatta, pada Sabtu (1/8/2026).
Menurut Mahyunadi, bidan bukan sekadar penyedia jasa medis, melainkan juga agen edukasi yang mampu mendeteksi dini potensi risiko kehamilan serta membangun kepercayaan di tengah masyarakat. Di tengah tantangan sektor kesehatan yang kian dinamis, ia mengimbau para tenaga kesehatan ini agar aktif memperbarui keilmuan melalui pelatihan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia berharap tidak ada lagi kasus ibu hamil di Kutai Timur yang kehilangan hak atas akses kesehatan berkualitas hanya karena kendala geografis atau keterbatasan informasi. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penguatan sektor kebidanan demi mewujudkan keadilan layanan kesehatan bagi warga.
Di lokasi yang sama, Ketua IBI Kutim, Yuliana Kalalembang, memaparkan bahwa perayaan HUT ke-75 IBI kali ini mengusung tema penguatan kepemimpinan bidan dalam pelayanan berbasis hak demi menyongsong Generasi Emas 2045. Momentum ini juga dimeriahkan dengan serangkaian aksi sosial oleh 22 ranting IBI se-Kutim, seperti pemeriksaan deteksi dini kanker serta kompetisi video edukasi kesehatan.
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Wakil Bupati Mahyunadi sebagai ungkapan syukur. Selain itu, dilakukan pula pemberian penghargaan kepada sejumlah bidan berprestasi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan keluarga di Kabupaten Kutai Timur.