Tiga mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Mandalika Essay Competition 7 yang dihelat di Universitas Mataram, Lombok, pada awal September 2025 lalu. Tim yang digawangi oleh Rizfa Maghfirah, Muhammad Vikram, dan Zikni Anggela ini sukses membawa pulang medali perak setelah menyisihkan sejumlah delegasi universitas dari berbagai penjuru tanah air.
Dalam kompetisi tersebut, tim USK memaparkan gagasan inovatif berjudul “Aplikasi ‘suarakita’, Inovasi Digital dan Kolaborasi Inklusif dalam Proses Demokrasi dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045.” Konsep ini diusung sebagai jembatan digital untuk memfasilitasi penyaluran aspirasi publik secara lebih efektif dan transparan.
Ketua tim, Rizfa Maghfirah, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk menghimpun data aspirasi masyarakat secara akurat. Nantinya, data yang terkumpul akan dianalisis sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan regulasi yang tepat sasaran. Gagasan ini diproyeksikan sebagai solusi atas stagnasi partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi yang selama ini masih terkendala oleh prosedur konvensional.
Dosen pembimbing tim, Iqbal Ahmady, S.IP., M.I.P., mengapresiasi pencapaian anak didiknya. Menurutnya, inovasi ini merupakan refleksi dari kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan politik dan pemberdayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa USK tidak hanya unggul secara teoretis, namun juga tanggap dalam melahirkan solusi konkret terhadap persoalan bangsa.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi FISIP USK sebagai inkubator pemikir muda yang progresif. Diharapkan, pencapaian Rizfa dan rekan-rekannya dapat memantik semangat mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi melalui ide-ide kreatif yang relevan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.