Mantan Kepala Badan Intelijen Israel (Mossad), David Barnea, dilaporkan telah resmi ditunjuk sebagai Presiden Global untuk Ondas Holdings, sebuah perusahaan industri pertahanan terkemuka asal Amerika Serikat. Langkah ini diumumkan langsung oleh pihak korporasi pada Senin lalu, menandai babak baru karier Barnea setelah melepas jabatan kepemimpinannya di Mossad pada Juni lalu untuk kemudian digantikan oleh Roman Gofman.
Penunjukan Barnea mempertegas tren yang kian marak di kalangan mantan petinggi intelijen Israel. Sebelum Barnea, figur-figur top Mossad seperti Tamir Pardo dan Yossi Cohen, bersama sejumlah perwira senior lainnya, juga telah lebih dulu beralih haluan dengan menduduki berbagai posisi strategis di sektor keuangan, teknologi, hingga industri keamanan dan militer berskala internasional.
Di bawah payung Ondas Holdings, Barnea mengemban tanggung jawab besar untuk menakhodai ekspansi global perusahaan. Mantan bos intelijen ini akan memimpin perumusan strategi pengembangan teknologi mutakhir serta mengoordinasikan integrasi bisnis korporasi di berbagai belahan dunia.
Chief Executive Officer (CEO) Ondas, Eric Brock, mengungkapkan bahwa perekrutan Barnea didasari atas rekam jejaknya yang luar biasa. Barnea dinilai memiliki perpaduan langka antara keahlian taktis operasional, visi strategis jangka panjang, kepemimpinan di sektor teknologi, serta jaringan diplomasi internasional yang sangat luas.
Dalam struktur manajemen modern, penunjukan ini menempatkan Barnea pada posisi strategis yang berbeda dengan CEO. Sementara CEO fokus pada manajerial operasional harian perusahaan, Barnea selaku Presiden Global akan menitikberatkan fokusnya pada perumusan kebijakan global serta penguatan hubungan diplomasi bisnis dengan para mitra dan pemerintah di tingkat internasional.