Penampilan impresif duet penyerang Prancis, Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele, dalam Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan dunia. Dalam laga perempat final melawan Maroko yang berakhir dengan kemenangan 2-0 di Stadion Boston, Jumat (10/7), kedua pemain tersebut sukses mencatatkan nama mereka di papan skor sekaligus mengukir sejarah baru.
Hingga babak perempat final, Mbappe telah mengoleksi delapan gol, menjadikannya pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara, sementara Dembele telah mengemas lima gol dari enam pertandingan yang dilakoni. Pencapaian kolektif sebanyak 13 gol dari dua pemain ini membawa ingatan publik sepak bola kembali ke tahun 2002.
Torehan tersebut menyamai rekor legendaris yang sebelumnya diukir oleh duo Brasil, Ronaldo dan Rivaldo. Dua puluh empat tahun silam, Ronaldo berhasil mencetak delapan gol, sedangkan Rivaldo menyumbangkan lima gol, yang pada akhirnya sukses mengantarkan tim Samba menjuarai Piala Dunia setelah menaklukkan Jerman di partai final.
Kemenangan atas Maroko ini sekaligus mempertegas dominasi skuad asuhan Didier Deschamps di turnamen edisi ke-23 ini. Prancis kini telah mencatatkan enam kemenangan beruntun dan melaju ke babak semifinal dengan performa yang sangat meyakinkan.
Dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi, Les Bleus kini berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar juara dunia. Konsistensi Mbappe dan Dembele di lini depan akan menjadi kunci utama bagi ambisi Prancis untuk mereplikasi kesuksesan yang pernah diraih Brasil dua dekade silam.