Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) secara resmi mengakui peran strategis kapal serbu amfibi kebanggaan Angkatan Laut Turkiye, TCG Anadolu. Dalam pernyataan yang dirilis menjelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, aliansi tersebut menyoroti bagaimana kapal perang ini memberikan kontribusi signifikan terhadap keunggulan teknologi maritim bagi seluruh anggota NATO.

Melalui unggahan di platform media sosial X, NATO mengategorikan TCG Anadolu sebagai "pangkalan pesawat nirawak terapung" yang unik. Kapal ini tercatat sebagai salah satu armada perang dengan dimensi terbesar yang dimiliki oleh negara-negara anggota aliansi, menjadikannya aset krusial dalam memproyeksikan kekuatan di wilayah laut.

Sorotan utama dalam penilaian NATO terletak pada integrasi teknologi pesawat nirawak tempur Bayraktar TB3 yang mampu beroperasi dari dek TCG Anadolu. Kemampuan lepas landas pesawat nirawak dari kapal perang ini dianggap sebagai lompatan inovatif dalam doktrin pertahanan modern.

Lebih lanjut, NATO menekankan bahwa TCG Anadolu merepresentasikan transformasi nyata dalam armada laut modern. Dengan memadukan kekuatan angkatan laut konvensional dan teknologi nirawak yang mutakhir, kapal ini dipandang sebagai model efektif dalam menghadapi dinamika ancaman global yang terus berkembang di masa depan.