Persaingan pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia semakin kompetitif dengan diperkenalkannya Omoda O4. SUV listrik berbasis kecerdasan buatan (AI) besutan Omoda & Jaecoo ini hadir menawarkan kombinasi desain futuristik dan kecanggihan teknologi digital yang dirancang untuk menarik minat para pencinta otomotif di Tanah Air.
Dari segi estetika, kendaraan ini mengusung konsep filosofi Cyber Mecha Design yang menggabungkan elemen kendaraan listrik modern dengan nuansa fiksi ilmiah. Eksteriornya tampak agresif dengan tarikan garis bodi yang tegas serta proporsi yang dinamis. Fasia depan dilengkapi dengan closed grille khas mobil listrik masa kini yang dipadukan dengan lampu utama Cyber Lightning berdesain pipih, memperkuat karakter futuristiknya.
Bergeser ke bagian samping, siluet ala crossover coupe terlihat jelas melalui atap yang melandai ke arah belakang. Omoda O4 mengadopsi desain pintu dan fender minimalis guna menekan koefisien hambatan angin (aerodinamika) demi efisiensi konsumsi daya. Sementara di sektor buritan, kesan sporty dipertegas oleh kehadiran lampu LED horizontal terintegrasi dan spoiler di bagian atap.
Masuk ke area kabin, pengemudi akan disuguhi konsep kokpit digital yang terinspirasi dari ruang kemudi pesawat luar angkasa. Interiornya dirancang minimalis namun tetap fungsional, didominasi oleh layar sentuh berukuran besar yang bertindak sebagai pusat kendali. Pengalaman berkendara interaktif juga ditunjang oleh tombol penyalaan mesin model flip-start, dukungan gim bawaan, serta konektivitas stik kendali nirkabel (gamepad).
Di balik kapnya, Omoda O4 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 65,05 kWh. Berdasarkan standar pengujian NEDC, baterai ini diklaim mampu menyuplai energi untuk menempuh jarak hingga 553 kilometer. Mobil ini juga mendukung pengisian daya cepat (DC fast charging) berkapasitas maksimal 119 kW, yang mampu mengisi daya dari 20 persen ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 22 menit.
Performa motor listriknya mampu memproduksi tenaga maksimal 160 kW dan torsi puncak 275 Nm, yang memungkinkan akselerasi dari posisi diam hingga kecepatan 100 kilometer per jam dalam waktu 7,1 detik. Langkah pengenalan Omoda O4 di pasar domestik ini sekaligus menandai babak awal dari ekspansi global teknologi Super AI Cockpit mereka, yang rencananya akan mulai merambah kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah pada kuartal keempat tahun 2026.