KALIANDA – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan tengah mempersiapkan agenda besar sebagai penutup masa bakti periode 2022–2027. Melalui audiensi bersama Bupati Lampung Selatan, organisasi kepemudaan ini memaparkan rencana kegiatan bertajuk “Eksplor Spirit Lokal Wisdom: Rajabasa Mountain – The Power Icon of South Lampung” yang dirancang untuk memperkuat identitas daerah.
Pertemuan koordinasi yang berlangsung hangat tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Puji Sukamto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Darmawan, M.M., serta jajaran pengurus Karang Taruna. Agenda ini diproyeksikan menjadi wadah kolaborasi pemuda tingkat desa dan kelurahan se-Lampung Selatan.
Ketua Karang Taruna Lampung Selatan, Sahirul Hidayat, menjelaskan bahwa acara yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ini bukan sekadar kompetisi fisik. Kegiatan ini mengintegrasikan tiga program utama, yakni lomba pendakian Gunung Rajabasa untuk melatih ketangguhan fisik, lomba visualisasi kreatif untuk mempromosikan potensi wisata lokal, serta aksi nyata penghijauan kawasan hutan penyangga.
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Karang Taruna Lampung Selatan, Saefunnaim, mengajukan beberapa poin permohonan dukungan kepada pemerintah daerah. Hal tersebut meliputi pelibatan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk mobilisasi peserta, koordinasi keamanan dengan BPBD, Damkar, dan Satpol PP, hingga kemitraan dengan sektor swasta melalui Forum CSR dan pengelola energi geotermal setempat.
Merespons pemaparan tersebut, Bupati Lampung Selatan menyambut baik dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan program ini. Bupati menyatakan kesiapannya memberikan dukungan kebijakan serta memfasilitasi kolaborasi lintas sektor agar kegiatan kepemudaan ini berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Di samping memberikan lampu hijau terhadap rencana kegiatan, Bupati juga mengingatkan pentingnya aspek administratif organisasi. Ia meminta Karang Taruna segera menyelesaikan proses restrukturisasi dan pengukuhan kepengurusan baru agar berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, demi memperkokoh peran pemuda dalam pembangunan daerah.