Sekolah Tinggi Teknik Industri secara resmi menerima pengakuan sebagai institusi pendidikan berkualitas tinggi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan dalam sebuah upacara khidmat yang dihadiri oleh jajaran pejabat kementerian, pemerintah daerah Provinsi Bac Ninh, serta para pemimpin dari berbagai perusahaan investasi asing.

Institusi ini telah menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak tenaga kerja terampil dengan mengelola lebih dari 40 bidang kejuruan bagi 8.000 mahasiswa. Didukung oleh tenaga pengajar yang 80 persen di antaranya merupakan lulusan pascasarjana, sekolah ini berhasil memadukan pelatihan standar internasional dengan kebutuhan nyata di pasar kerja global. Hasilnya, tingkat penyerapan lulusan di dunia industri tercatat sangat impresif, yakni mencapai angka 96 persen.

Sinergi dengan korporasi raksasa seperti Samsung, LG Display, hingga Foxconn menjadi fondasi utama keberhasilan sekolah ini. Inisiatif strategis terbaru meliputi pendirian Pusat Pelatihan Semikonduktor, Kecerdasan Buatan, dan Energi Baru dengan nilai investasi 45 miliar VND. Fasilitas modern ini diproyeksikan menjadi pusat inkubasi sumber daya manusia untuk mendukung transformasi teknologi di wilayah Bac Ninh dan skala nasional.

Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Phan Thi Thang, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini seraya menekankan pentingnya menjaga relevansi pendidikan dengan tuntutan industri 4.0. Beliau mendorong pihak sekolah untuk terus melakukan reformasi manajemen, memperkuat kolaborasi lintas negara, serta memosisikan mahasiswa sebagai pusat dari ekosistem pembelajaran yang inovatif dan transparan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam mencetak tenaga kerja berkualitas selama hampir enam dekade, sekolah ini juga menerima penghargaan khusus dari Menteri Perindustrian dan Perdagangan serta Pemerintah Provinsi Bac Ninh. Pengakuan ini menjadi tonggak penting bagi institusi dalam melangkah menuju fase pengembangan baru yang lebih kompetitif di kancah regional maupun internasional.