Pemerintah Kabupaten Belitung kini tengah memfokuskan arah pembangunan pariwisatanya pada sektor wisata olahraga atau sport tourism. Langkah strategis ini diambil dengan mengoptimalkan keindahan lanskap alam serta keunggulan ekologis wilayah tersebut, yang dikenal memiliki salah satu kualitas udara terbersih di Indonesia.

Komitmen ini ditegaskan oleh Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, saat melepas para peserta ajang CRF 250 Rally Indonesia di Tanjungpandan pada Jumat (17/7/2026). Menurut Djoni, Belitung memiliki modal geografis dan lingkungan yang sangat ideal untuk menyelenggarakan berbagai perhelatan olahraga berskala nasional maupun internasional.

Selama ini, pulau yang terletak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini kerap dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kompetisi atletik seperti lari, sepeda, hingga triathlon. Salah satu kesuksesan teranyar adalah penyelenggaraan ajang balap sepeda internasional Grand Fondo New York (GFNY) yang berhasil menarik partisipan dari berbagai belahan dunia.

Selain infrastruktur pendukung yang memadai, keunggulan komparatif Belitung terletak pada aspek lingkungan hidupnya. Data pemantauan udara secara langsung menunjukkan indeks kualitas udara di Belitung tetap terjaga prima. Faktor bebas macet juga menjadi daya tarik tambahan bagi para wisatawan yang mendambakan kenyamanan dan relaksasi di luar rutinitas perkotaan.

Pihak pemerintah daerah meyakini bahwa geliat sport tourism akan memicu efek domino yang signifikan terhadap perekonomian lokal. Kedatangan para peserta dan penonton secara langsung menghidupkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari tingkat keterisian penginapan, kuliner khas, hingga kedai kopi lokal yang menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat setempat.