Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar terus memacu tradisi penelitian yang berdampak bagi masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Pakar Internasional bertajuk 'Implementation Science and Research Process Evaluation' yang dihelat pada Jumat (3/7/2026), sebagai upaya meningkatkan kompetensi akademik sivitas akademika dalam menghasilkan inovasi berbasis bukti.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Senat Rektorat UIN Alauddin ini menghadirkan tiga pakar kesehatan internasional, yakni Prof. Dominique Cadilhac, Ph.D., Dr. Tara Purvis, Ph.D., serta Dr. Ani Auli Ilmi, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Kom. Fokus utama diskusi tertuju pada pentingnya mengubah paradigma riset dari sekadar pemenuhan publikasi ilmiah menjadi solusi praktis di sektor kesehatan.

Dekan FKIK UIN Alauddin Makassar, Dr. dr. Dewi Setiawati, Sp.OG., M.Kes., menegaskan bahwa pendekatan *implementation science* sangat krusial dalam menjembatani hasil laboratorium dengan kebijakan publik. Menurutnya, kolaborasi lintas negara menjadi strategi kunci bagi fakultas dalam memperluas jangkauan riset yang mampu menjawab berbagai persoalan kesehatan nyata di lapangan.

Dalam paparannya, Prof. Dominique Cadilhac menekankan bahwa efektivitas sebuah riset sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk diterapkan di dunia nyata. Senada dengan itu, Dr. Tara Purvis menyoroti pentingnya evaluasi proses penelitian yang berkelanjutan sebagai instrumen untuk meminimalisasi hambatan saat program diterapkan dalam ekosistem layanan kesehatan.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi para dosen dan mahasiswa untuk memperdalam wawasan mengenai metode penelitian modern. Dengan komitmen kolaborasi internasional yang terus diperluas, FKIK UIN Alauddin Makassar berharap dapat membangun ekosistem penelitian yang unggul, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.