Kawasan wisata Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, baru-baru ini diselimuti fenomena alam yang tidak biasa. Suhu udara di area pegunungan tersebut dilaporkan merosot tajam hingga mencapai angka 1 derajat Celsius, menyebabkan munculnya lapisan embun beku atau es pada permukaan tanaman dan rerumputan.

Fenomena ini terpantau di kawasan Pondok Saladah hingga area Taman Edelweis. Lapisan kristal es tersebut terlihat jelas menempel pada vegetasi, terutama pada waktu pagi hari sebelum terpapar sinar matahari secara langsung. Momen langka ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial dan menarik perhatian banyak pihak.

Sepi Sopian, seorang pemandu lokal yang mengabadikan kejadian tersebut, mengungkapkan bahwa pengalaman ini merupakan peristiwa yang jarang terjadi selama dirinya beraktivitas di Papandayan. Ia menuturkan bahwa cuaca dingin ekstrem sudah mulai dirasakan sejak ia memulai pendakian pada pukul 04.00 WIB untuk mengejar matahari terbit.

"Saya sudah cukup lama menjadi pemandu di TWA Papandayan, namun fenomena embun es seperti ini sangat jarang ditemui. Bahkan selama dua tahun terakhir saya mendaki hampir setiap minggu, baru kali ini saya melihat rerumputan membeku di lokasi tersebut," ujar Sepi saat dimintai keterangan.

Meski suhu dingin yang menusuk merupakan hal lumrah bagi para pendaki, kemunculan embun es yang mirip dengan fenomena di Dataran Tinggi Dieng ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Hingga saat ini, fenomena tersebut tetap menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas pendaki dan masyarakat lokal karena sifatnya yang tidak biasa terjadi di kawasan tersebut.